http://www.facebook.com/notes/john-lemon/satukanlah-hati-kami-sebuah-penggalan-kisah-yang-tak-kan-usang/121020117954263
senja di atas batas vegetasi
ku tunggu dirimu disini.. sebelum pos pendakian terakhir.. batas antara pepohonan dan padang rerumputan gunung... aku akan setia menunggumu disini sampai kau datang menghampiriku...
Rabu, 15 Agustus 2012
Satukanlah Hati Kami "Sebuah Penggalan Kisah Yang Tak Akan Usang"
http://www.facebook.com/notes/john-lemon/satukanlah-hati-kami-sebuah-penggalan-kisah-yang-tak-kan-usang/121020117954263
Sabtu, 28 April 2012
Menuju Sebuah Titik
batas antara hidup dan mati..
di ketinggian yang terjal aku terus berjalan
membawa beban yang tak pernah susut..
sejenak kusandarkan tubuh lelahku di bawah edelweis
memandandang sekitar yang kian menjadi suram dan samar
dingin yang mendera diantara kesunyian
..tapi aku harus segera beranjak meninggalkannya
menuju sebuah titik yang pernah aku cita2kan...
di kegelapan ini aku terus berjalan...
menyusuri setapak yang licin karena hujan tadi sore
bau rerumputan menyeruak diantara kaki2 yang berjalan
menyengat dan menambah sahdu suasana malam
sejenak aku menahan langkahku...
memandang keatas mencoba mencari sebuah bintang
tapi ternyata langit masih saja mendung...
dan aku harus segera bergegas menuju sebuah titik yang kutuju
sampailah aku pada sebuah sabana yang terhampar luas
kabut tipis turun di atas rerumputan liar..
dengan sisa tenaga kudirikan sebuah bivak
tempat beristirahat mengarungi malam yang panjang
nyanyian angin, suara serangga malam sebuah harmoni yang indah
dan aku tak sampai hati mengusiknya
dan aku tertidur, tubuhku telah dikalahkan malam
terlelap sejenak... untuk menuju sebuah titik yang akan dituju...
Makassar, 28 April 2012
pukul 10.25 wita
Sabtu, 30 Juli 2011
Janganlah Kuatir Akan Hari Besok
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Mat 6:34
aku menemukan kutipan firman diatas pada waktu masih kelas 2 SD,pada waktu itu guru agama di sekolahku ngasih PR yang aku sendiri tidak bisa mengerjakannya, akhirnya aku membuka alkitab terjemahan lama dan aku menemuka sebuah ayat yang sarat banyak makna itu. Kutipan firman diatas telah mengindoktrinasiku sejak kecil. kita tidak perlu kawatir akan hidup kita di hari esok karena semua itu sudah TUHAN tanggung.
sampai usia dewasa sekarang saya tidak pernah khawatir tentang masa depan yang akan datang, apa yang akan saya butuhkan besok hari Tuhan pasti akan cukupi semuanya. seandainya hari ini saya tidak punya uang satu rupiahpun saya tidak akan khawatir sedikitpun karena saya yakin kekawatiran yang saya punya hanya menambah saya sengsara.
ketika teman2 saya pada bingung tentang kehidupannya mendatang.. besok makan apa.. bagaimana karir saya.. siapa jodoh saya.. percayalah Tuhan sudah menyiapkan semuanya itu untuk kita.
lihatlah burung-burung diangkasa mereka tidak pernah menanam tapi mereka tidak pernah kuwatir akan kelangsungan hidup mereka karena Tuhan telah menyediakannya buat mereka... bukankah kita lebih pintar daripada burung2 itu...
kita tidak perlu kuatir akan apa yang kita perlukan esok hari...hanya orang yang tidak berimanlah yang selalu kuatir akan hidupnya di esok hari..
JLU (john LOPH U..hehehehe).. Tuhan memberkati..
Jumat, 17 Juni 2011
ketika senja berlalu
ketika senja berlalu
Tuesday, March 21st, 2006
ketika senja berlalu…
seutas pengharapan di malam-malam sepiku
yang terbelenggu oleh suara-suara ketakutan anak zaman
aku menundukkan kepala tatkala simpony malam bernyanyi…
seorang ibu mendendangkan tembang kegelisahan pada anaknya yang malang…
aku masih berdiri didepan kaca…memandangi sisa-sisa kegagahanku dimasa lalu
sesosok manusia yang ingin berkuasa ditengah zaman yang separuh
sesosok daging berakal yang menggenggam jiwa-jiwa pemberani
dan, aku masih saja mencari diriku yang masih tersembunyi
diantara kegelisahan-kegelisahan malam yang beranjak pagii.
diantara lipatan-lipatan hati menari sepi…
genderang telah dikumandangkan…
dan sangkakala pun telah lama dibunyikan
…aku mau perang!!
melawan kegelisahan dan penindasan dijiwaku….
aku ingin bersorak sorai…
diantara bangkai2 gelisah hatiku…
diantara puing-puing kegagahan masa mudaku…
mentari kini semakin condong menuju senja berganti malam…
diantara remang remang petang…kucari serpihan serpihan kegagahan…
aku kujahit kembali mereka menjadi baju zirahku…
dan kan kukenakan ketika perang menjelang…
ketika senja telah berlalu…….
makassar, 6 februari 2006
jam 22.23 WITA
ketika senja berlalu…
sumber : http://john-vetpagama99.blog.friendster.com/2006/03/
TELAH KUKALAHKAN MALAM
telah kukalahkan malam
Saturday, June 17th, 2006
serpihan kenangan…terlintas diantara untaian saraf2ku…
telah kubangun sebuah prasasti diantara 2 gunung..
telah kutempatkan sebuah arca dewa amor sebagai pengingat…
telah ku semaikan semua syair pujangga diantara ladang dikaki gunung
aku menikmati cakarawala yang membentang kemerahan..disela rerumputan
sekawanan burung cangak melintas digagahnya langit senja ini
ketika hujan turun sore ini…
kuangakt dua tanganku keatas untuk memeluk langit yang tak terjangkau
dengan daya ciptaku aku mencoba menembus setiap tingkapnya
aku ingin menemui seorang malaikat kecilku yang sedang bermain air
dikolam taman firdaus….
seandainya aku punya sayap…akan kususul dia
saat malam kusimpuhkan kakiku diantara bebatuan dipuncak gunung
aku berdoa pada pencipta alam semesta…biarkan dia bersemayam dihatiku…
memang benar hidup adalah soal keberanian
aku tidak mau jadi pecundang…aku ingin jadi pahlawan yang mengalahkan malam
malam gelap seribu bintang….
setiap kerikil…menyapa kesunyianku saat ini
aku berani menembus angin…menuju kesucian hidup
aku berani melintas samudera…menuju keesaan semesta
dan aku berani mengalahkan musuhku untuk menuju kehidupan abadi….
awan adalah sahabat….
tetes embun pagi adalah sumber kehidupan makhluk hiup
ombak…adalah pengingat akan hadirnya zaman baru…
akan kugapai matahari pagi ketika esok nanti
kan kurengkuh dengan dua tanganku…
kan kujadikan dia sebagai bindi dikeningku…
sebagai perlambang bahwa malam telah aku kalahkan…
sebagai pertanda metamorfosa kehidupan
makassar, 5 februari 2006
ketika hari menjelang subuh (04.20 WITA)
sumber : http://john-vetpagama99.blog.friendster.com/2006/06/
