telah kukalahkan malam
Saturday, June 17th, 2006
serpihan kenangan…terlintas diantara untaian saraf2ku…
telah kubangun sebuah prasasti diantara 2 gunung..
telah kutempatkan sebuah arca dewa amor sebagai pengingat…
telah ku semaikan semua syair pujangga diantara ladang dikaki gunung
aku menikmati cakarawala yang membentang kemerahan..disela rerumputan
sekawanan burung cangak melintas digagahnya langit senja ini
ketika hujan turun sore ini…
kuangakt dua tanganku keatas untuk memeluk langit yang tak terjangkau
dengan daya ciptaku aku mencoba menembus setiap tingkapnya
aku ingin menemui seorang malaikat kecilku yang sedang bermain air
dikolam taman firdaus….
seandainya aku punya sayap…akan kususul dia
saat malam kusimpuhkan kakiku diantara bebatuan dipuncak gunung
aku berdoa pada pencipta alam semesta…biarkan dia bersemayam dihatiku…
memang benar hidup adalah soal keberanian
aku tidak mau jadi pecundang…aku ingin jadi pahlawan yang mengalahkan malam
malam gelap seribu bintang….
setiap kerikil…menyapa kesunyianku saat ini
aku berani menembus angin…menuju kesucian hidup
aku berani melintas samudera…menuju keesaan semesta
dan aku berani mengalahkan musuhku untuk menuju kehidupan abadi….
awan adalah sahabat….
tetes embun pagi adalah sumber kehidupan makhluk hiup
ombak…adalah pengingat akan hadirnya zaman baru…
akan kugapai matahari pagi ketika esok nanti
kan kurengkuh dengan dua tanganku…
kan kujadikan dia sebagai bindi dikeningku…
sebagai perlambang bahwa malam telah aku kalahkan…
sebagai pertanda metamorfosa kehidupan
makassar, 5 februari 2006
ketika hari menjelang subuh (04.20 WITA)
sumber : http://john-vetpagama99.blog.friendster.com/2006/06/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar